Thu. Oct 22nd, 2026

SURABAYA — Konsistensi dalam meneliti dan menulis karya ilmiah kembali mengantarkan Dr. Muhamad Basyrul Muvid, M.Pd., akademisi Universitas Dinamika, Surabaya, pada capaian akademik di tingkat internasional. Kali ini, ia mengangkat kembali kajian tasawuf melalui artikel ilmiah yang terbit di Cogito, jurnal akademik yang berbasis di Rumania dan dikenal dalam pengindeksan internasional Scopus.

Artikel tersebut mengkaji pemikiran tasawuf integratif Mulla Ṣadrā, salah satu filsuf besar dalam tradisi intelektual Islam. Melalui kajian ini, Muvid berupaya mengeksplorasi relevansi pemikiran tasawuf dan filsafat Islam dalam memahami kehidupan beragama serta membangun hubungan sosial yang lebih bermakna.

Publikasi ini menjadi salah satu penanda konsistensi Muvid dalam mengembangkan penelitian di bidang tasawuf, filsafat Islam, dan etika. Di tengah beragam tantangan dalam dunia akademik, ia terus berupaya menghadirkan kajian keislaman yang tidak hanya berakar pada khazanah intelektual klasik, tetapi juga memiliki relevansi dengan persoalan kehidupan kontemporer.

Menggali Tasawuf Integratif Mulla Ṣadrā

Mulla Ṣadrā dikenal melalui pemikiran filsafatnya yang memadukan dimensi rasional, spiritual, dan metafisik. Gagasan-gagasannya menawarkan ruang kajian yang luas untuk memahami hubungan antara pengetahuan, pengalaman spiritual, dan pembentukan kualitas diri manusia.

Dalam konteks tersebut, kajian tasawuf integratif menjadi penting karena spiritualitas tidak hanya dipahami sebagai pengalaman individual, tetapi juga dapat dikaitkan dengan pembentukan kesadaran beragama, kematangan moral, dan kehidupan sosial.

Melalui penelitiannya, Muvid turut membuka ruang diskusi mengenai bagaimana warisan intelektual Islam dapat dibaca kembali secara kritis dan sistematis. Kajian terhadap pemikiran tokoh klasik seperti Mulla Ṣadrā juga memperlihatkan bahwa tradisi filsafat dan tasawuf Islam tetap memiliki peluang untuk berkontribusi dalam percakapan akademik global.

Konsistensi Menulis dan Meneliti

Bagi Muvid, penelitian dan publikasi ilmiah merupakan bagian dari upaya mengembangkan tradisi akademik yang produktif. Kajian tasawuf yang kembali digelutinya menunjukkan kesinambungan minat akademik dalam mendalami khazanah intelektual Islam, khususnya hubungan antara spiritualitas, filsafat, dan pembentukan kehidupan manusia.

Publikasi di jurnal internasional menjadi kesempatan untuk memperkenalkan gagasan dan hasil penelitian kepada komunitas akademik yang lebih luas. Melalui forum ilmiah internasional, pemikiran Islam dapat didiskusikan bersama perspektif keilmuan dari berbagai latar belakang.

Capaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penelitian di bidang keislaman memiliki ruang dalam percakapan akademik internasional. Kajian tasawuf dan filsafat Islam tidak harus berhenti sebagai pembahasan historis, tetapi dapat terus dikembangkan melalui argumentasi ilmiah, pembacaan sumber yang cermat, dan dialog dengan persoalan kontemporer.

Artikel dan informasi publikasi dapat ditelusuri melalui laman resmi jurnal Cogito: https://cogito.ucdc.ro/en/numar-curent.html.

Publikasi ini diharapkan dapat mendorong semangat dosen dan peneliti Indonesia untuk terus berkarya, memperkuat kualitas penelitian, serta memperkenalkan kekayaan intelektual Islam kepada dunia melalui publikasi ilmiah yang kredibel.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *